Artikel
Beranda / Inspirasi / Pengembangan Ekonomi Melalui Bidang Properti di Indonesia

Pengembangan Ekonomi Melalui Bidang Properti di Indonesia

Rabu, Januari 10 2024

Properti ialah sektor strategis yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia. Sebab, hal ini dapat menimbulkan adanya banyak sektor industri lainnya yang beririsan. Ada banyak dampak positif dari pengembangan ekonomi pada bidang properti. Untuk mengetahuinya lebih dalam, simak penjelasan di bawah ini.

Pentingnya Pengembangan Ekonomi melalui Bidang Properti

Selain membangkitkan banyaknya sektor industri, pengembangan ekonomi melalui bidang properti sangat penting dilakukan. Hal ini karena mampu mencegah atau meminimalisir kemiskinan yang ada di Indonesia. Bahkan, Kementerian PUPR menyatakan bahwa adanya penurunan angka kemiskinan daerah melalui pembangunan properti.

Peran Bidang Properti dalam Pengembangan Ekonomi

A. Kontribusi Sektor Properti terhadap Perekonomian

Administrasi BP Tapera Nostra tarigan serta Deputi Komisioner Bidang Hukum mempercayai bahwa sektor properti berdampak langsung bagi pemulihan ekonomi nasional. Terlebih lagi, ada 174 industri yang terpengaruh dari suatu pembangunan properti. Bisa dilihat bahwa kontribusinya terhadap perekonomian nasional cukup besar.

B. Penciptaan Lapangan Kerja dalam Industri Properti

Selain berkontribusi pada perekonomian, industri properti juga mampu menciptakan lapangan kerja. Sosok penting dari pemerintahan yaitu Menteri Perumahan Rakyat yang bernama Djan Faridz menyatakan bahwa industri properti mampu memberikan efek berkali-kali lipat terhadap lapangan kerja.

C. Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Lokal dan Nasional

Properti ialah salah satu industri yang mampu masuk ke berbagai wilayah di Indonesia serta meningkatkan ekonomi lokal hanya dengan pembangunannya. Hal ini sangat berimbas  pada sewa kontrakan serta warung-warung bagi para pekerja lapangannya. Dengan begitu, industri ini juga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Faktor-Faktor Pendukung Pengembangan Ekonomi melalui Bidang Properti

A. Kebijakan Pemerintah dalam Mendorong Investasi Properti

Salah satu faktor pendukung pengembangan ekonomi melalui bidang properti yaitu kebijakan pemerintah itu sendiri. Regulasi atau kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah mendorong sektor properti di Indonesia agar terus berkembang. Contohnya, kebijakan insentif PPN dan DTP untuk mendorong masyarakat membeli properti rumah.

B. Infrastruktur dan Aksesibilitas sebagai Faktor Penentu

Faktor selanjutnya yaitu fasilitas serta infrastruktur sebagai faktor penentunya. Kini, fasilitas umum terus mengalami perkembangan serta peningkatan yang lebih baik. Hal inilah yang membuat industri properti semakin berpotensi. Terlebih lagi fasilitas yang berhubungan dengan aksesibilitas dan infrastruktur dasar, seperti jalan tol, penambahan jalan dan lainnya.

C. Pertumbuhan Permintaan Hunian dan Komersial

Faktor penentu lainnya yang cukup berpengaruh yaitu pertumbuhan permintaan akan hunian serta komersial. Semua bisnis tentu memiliki uptrend serta downtrend yang mempengaruhi laju pertumbuhan. Bidang properti telah mengalami downtrend beberapa tahun belakangan sehingga tahun 2023 ini waktunya tren bisnis kembali meningkat.

Tantangan dalam Pengembangan Ekonomi melalui Bidang Properti

A. Masalah Regulasi dan Birokrasi

Perlu diketahui bahwa ada banyak tantangan yang dihadapi oleh industri properti. Salah satunya yaitu regulasi, seperti perizinan bangunan gedung yang membutuhkan waktu lama. Tidak hanya itu, ketentuan lahan sawah yang dilindungi juga dapat membesarkan program perumahan.

B. Dampak Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan

Adanya peningkatan suhu rata-rata udara, pencemaran lingkungan serta deforestasi yang semakin marak membuat degradasi lingkungan meningkat. Jika tidak segera dihentikan, tentu dapat menimbulkan bencana alam. Sudah menjadi kewajiban pemerintahan dalam merencanakan pembangunan hunian yang berkelanjutan serta ramah lingkungan.

C. Fluktuasi Pasar Properti dan Risiko Investasi

Industri properti sebaiknya mampu meraih kurva keseimbangan antara suplai perumahan serta daya beli properti. Jika tidak mencapai kesimbangan, angka deficit perumahan akan terus membengkak yang mengakibatkan ketidakmampuan masyarakat khususnya MBR dalam mengakses rumah.

Strategi dan Inovasi untuk Mengatasi Tantangan

Agar mampu mengembangkan konsep properti berkelanjutan yang ramah lingkungan, konsep hunian green living mampu diterapkan pada perumahan. Kolaborasi antara pihak public serta swasta dibutuhkan dalam mengembangkan properti besar agar perekonomian Indonesia untuk mengatasi perekonomian yang lemah. Dalam mengelolanya, pemanfaatan teknologi juga sangat dibutuhkan.

Studi Kasus: Keberhasilan Damai Putra Group dalam Pengembangan Properti dalam Mendorong Ekonomi

Salah satu contoh proyek properti yang berhasil mendorong perekonomian yaitu proyek properti dari Damai Putra Group. Selain melakukan beberapa kegiatan ekspansi yang berdampak positif bagi lingkungan sekitarnya, salah satu proyeknya juga digunakan untuk menggelar kegiatan sosial berupa pembekalan Edukasi Kekerasan serta Pergaulan Bebas yang berada di sekitar lingkungan sekolah.

Implikasi dan Manfaat Jangka Panjang

Seperti yang diketahui bahwa ada banyak dampak positif dari pengembangan industri properti pada pertumbuhan ekonomi. Salah satunya yaitu perdagangan serta jawa di sekitarnya dapat tumbuh dengan pesat. Kualitas hidup masyarakat sekitar properti juga dapat meningkat dengan adanya kegiatan-kegiatan sosial dan lainnya.

Itulah penjelasan mengenai apa saja pentingya pengembangan ekonomi melalui properti yang penting diketahui. Kehadiran industri properti di tengah masyarakat membawa dampak positif bagi sekitarnya mulai dari peningkatan ekonomi, hingga kualitas hidup. Tidak perlu khawatir karena dibalik tantangannya, ada beberapa strategi yang perlu dilakukan.

Artikel Lainnya
Silakan putar ponsel Anda untuk mengakses website.