Perumahan Cluster: Arti, Kelebihan, Kekurangan, dan Tips Memilihnya

    29 Oktober 20268 menit baca3 dilihat
    Perumahan Cluster: Arti, Kelebihan, Kekurangan, dan Tips Memilihnya
    Blog
    Saat mencari rumah, istilah perumahan cluster hampir selalu muncul di brosur dan iklan. Banyak orang memilih cluster karena dianggap lebih aman dan tertata, tetapi tidak semua orang tahu apa sebenarnya cluster, apa bedanya dengan perumahan biasa, dan apa saja konsekuensinya.

    Artikel ini membahas arti perumahan cluster, kelebihan dan kekurangannya, serta tips memilih cluster yang tepat untuk keluarga.

    Apa Itu Perumahan Cluster?


    Perumahan cluster adalah kelompok rumah dalam satu area yang dirancang sebagai satu kesatuan, biasanya dengan desain rumah yang seragam, akses keluar masuk yang terbatas, dan fasilitas bersama untuk penghuninya.

    Cluster sering berada di dalam kawasan perumahan yang lebih besar atau kota mandiri. Satu kawasan bisa terdiri dari banyak cluster, masing-masing dengan nama, konsep desain, dan fasilitasnya sendiri.

    Perbedaan Perumahan Cluster dan Perumahan Biasa


    Akses. Cluster umumnya memakai sistem satu pintu masuk (one gate system) dengan pos keamanan. Perumahan biasa sering memiliki banyak akses jalan yang terbuka.
    Desain. Rumah di cluster biasanya punya desain fasad yang seragam sehingga lingkungan terlihat rapi. Di perumahan biasa, desain rumah cenderung lebih beragam.
    Fasilitas. Cluster sering dilengkapi fasilitas bersama khusus penghuni, seperti taman, area bermain anak, atau lapangan olahraga.
    Pengelolaan. Cluster biasanya dikelola oleh pengembang atau badan pengelola, dengan iuran pengelolaan lingkungan (IPL) untuk keamanan, kebersihan, dan perawatan fasilitas.

    Kelebihan Tinggal di Perumahan Cluster


    1. Keamanan lebih terjaga. Akses satu pintu, petugas keamanan, dan di beberapa cluster juga CCTV, membuat lalu lintas orang lebih terkontrol.
    2. Lingkungan lebih tenang. Karena jalannya tidak menjadi jalur lalu lintas umum, kendaraan yang lewat umumnya hanya milik penghuni dan tamunya.
    3. Lebih ramah anak. Lalu lintas yang lebih sepi dan area bermain bersama membuat anak lebih leluasa beraktivitas di luar rumah.
    4. Lingkungan tertata. Desain fasad yang seragam dan pengelolaan yang terpusat membuat lingkungan tetap rapi dalam jangka panjang.
    5. Fasilitas bersama. Penghuni bisa menikmati taman, jogging track, atau lapangan olahraga tanpa harus keluar kawasan.

    Hal yang Perlu Dipertimbangkan


    Iuran pengelolaan lingkungan (IPL). Ada biaya bulanan untuk keamanan, kebersihan, dan perawatan fasilitas. Masukkan biaya ini ke anggaran rumah tangga.
    Aturan renovasi. Banyak cluster membatasi perubahan fasad atau penambahan bangunan agar lingkungan tetap seragam. Tanyakan aturannya sebelum membeli jika Anda berencana merenovasi. Panduannya ada di Tips Renovasi Rumah.
    Akses tamu dan kendaraan umum. Tamu atau ojek online mungkin perlu melapor di pos keamanan, sehingga butuh sedikit waktu lebih.
    Harga. Rumah di cluster dengan fasilitas lengkap bisa lebih tinggi harganya dibanding rumah dengan ukuran serupa di lingkungan biasa. Bandingkan dengan nilai fasilitas dan keamanan yang Anda dapatkan.

    Tips Memilih Perumahan Cluster


    1. Cek reputasi pengembang dan kawasannya. Lihat proyek yang sudah selesai dan kondisi lingkungan yang sudah dihuni.
    2. Perhatikan lokasi cluster di dalam kawasan. Seberapa jauh dari gerbang utama, akses jalan raya, sekolah, dan fasilitas belanja.
    3. Tanyakan besar IPL dan cakupannya. Pastikan Anda tahu apa saja yang ditanggung oleh iuran tersebut.
    4. Lihat fasilitas yang benar-benar Anda pakai. Fasilitas yang banyak tidak selalu berguna jika tidak sesuai gaya hidup keluarga.
    5. Cek legalitas. Pastikan status sertifikat dan izin bangunannya jelas. Penjelasannya ada di SHM vs SHGB dan PBG Pengganti IMB.
    6. Hitung total biayanya. Selain harga rumah, ada pajak, biaya KPR, dan IPL. Perkirakan BPHTB dengan Kalkulator BPHTB dan pahami skema bunganya di Bunga KPR.
    7. Sesuaikan tipe rumah dengan kebutuhan. Arti tipe dan ukuran rumah dijelaskan di Arti Tipe Rumah.

    Contoh Cluster dengan Konsep Tepi Danau: CRESTA


    Sebagai gambaran, CRESTA adalah cluster terbaru di Kota Harapan Indah, Bekasi, dengan konsep hunian tepi danau. Cluster ini menerapkan one gate system dan dilengkapi fasilitas bersama berupa danau, jogging track, pavilion, children playground, dan lapangan basket.

    Rumah di CRESTA berupa rumah 2 lantai dengan tiga pilihan tipe, yaitu Lebar 5, Lebar 6, dan Lebar 7. Setiap rumah memiliki backyard privat, teras depan, area cuci dan jemur, serta dilengkapi smart door lock dan CCTV. Harganya mulai Rp1 miliaran.

    Ulasan kawasan Kota Harapan Indah secara lengkap bisa dibaca di Fasilitas Kota Harapan Indah.

    Pertanyaan yang Sering Diajukan


    Apa itu perumahan cluster?
    Kelompok rumah dalam satu area yang dirancang sebagai satu kesatuan, biasanya dengan akses terbatas, desain seragam, dan fasilitas bersama.

    Apa kelebihan perumahan cluster?
    Keamanan lebih terjaga, lingkungan lebih tenang dan ramah anak, tertata rapi, serta memiliki fasilitas bersama.

    Apa itu one gate system?
    Sistem akses dengan satu pintu masuk dan keluar yang dijaga petugas keamanan, sehingga lalu lintas orang di dalam cluster lebih terkontrol.

    Apakah tinggal di cluster ada biaya bulanan?
    Umumnya ada, berupa iuran pengelolaan lingkungan (IPL) untuk keamanan, kebersihan, dan perawatan fasilitas.

    Apakah rumah di cluster boleh direnovasi?
    Boleh, tetapi biasanya ada aturan, terutama terkait perubahan fasad. Tanyakan aturannya ke pengembang atau pengelola sebelum merenovasi.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai CRESTA di Kota Harapan Indah, hubungi Marketing Gallery Damai Putra Group melalui WhatsApp Official 0811 4466 888 atau kunjungi www.damaiputra.com.
    Tag:
    #perumahan cluster#kelebihan perumahan cluster#one gate system#IPL perumahan#CRESTA#Kota Harapan Indah
    Bagikan Artikel